Jenis– jenis Hutan
Pembagian kawasan hutan berdasarkan fungsi-fungsinya
dengan kriteria dan perkembangan tertentu, ditetapkan dalam Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2002 tentang Tata Hutan dan
Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan
Hutan Pasal 5 ayat (2), sebagai berikut :
a. Kawasan Hutan Konservasi yang terdiri dari :
·
Kawasan suaka alam (Cagar Alam dan Suaka
Margasatwa)
·
Kawasan pelestarian alam (Taman Nasional, Taman
Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam)
·
Taman buru
b. Hutan lindung
c. Hutan produksi
Berdasarkan sifat tanah, jenis hutan di Indonesia
mencakup hutan pantai, hutan mangrove, dan hutan rawa.
v
Hutan pantai
Terdapat di sepanjang pantai yang kering, berpasir, dan tidak
landai, seperti di pantai selatan Jawa. Spesies pohonnya seperti ketapang (Terminalia catappa), waru (Hibiscus tiliaceus), cemara laut (Casuarina equisetifolia), dan pandan (Pandanus tectorius).
v
Hutan mangrove
Hutan mangrove Indonesia
mencapai ±
776.000 ha dan tersebar di sepanjang pantai
utara Jawa, pantai timur Sumatera, sepanjang pantai Kalimantan,
dan pantai selatan Papua. Jenis-jenis pohon utamanya berasal dari genus
Avicennia, Sonneratia, dan Rhizopheria.
v
Hutan rawa
Hutan rawa terdapat di hampir semua pulau, terutama Sumatera,
Kalimantan, dan Papua. Spesies pohon rawa
misalnya adalah nyatoh (Palaquium
leiocarpum), kempas (Koompassia spp), dan ramin (Gonystylus spp).
Manfaat Hutan
Indonesia
memiliki hutan yang sangat luas. Hutan-hutan tersebut ada yang tumbuh secara
alami, ada pula yang di budidayakan manusia. Hutan alam maupun hutan yang di
budidayakan mempunyai manfaat yang besar bagi kehidupan makhluk hidup terutama
manusia, antara lain :
Ø
Mencegah terjadinya erosi dan banjir
Dedaunan pohon akan menahan laju air hujan yang jatuh
sehingga tidak langsung menghujam tanah. Jadi, tanah terlindung dari deraan air
hujan. Akar pepohonan dapat mengikat air hujan di dalam tanah sehingga laju air
tertahan alirannya.
Ø
Membentuk tanah humus
Daun dan ranting pepohonan hutan yang jatuh ke tanah,
lama-kelamaan akan hancur dan membentuk lapisan tanah humus. Tanah humus ini
mengadung zat-zat yang berguna bagi pertumbuhan tanaman.
Ø
Membentuk sumber air
Air hujan yang jatuh di hutan akan tertahan humus dan
akar-akar pohon sehingga air meresap ke dalam tanah. Air yang meresap ini
sebagian kemudian membentuk mata air.
Ø
Memberikan hasil-hasil hutan
Hasil-hasil hutan banyak di manfaatkan manusia untuk
kebutuhan sehari-hari, misalnya untuk bahan perabot rumah tangga (kayu),
obat-obatan (daun dan biji-bijian), dan pakaian (serat daun).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar